10 Pahala Umrah di Bulan Ramadhan dan Dalilnya

🌕 10 Pahala Umrah di Bulan Ramadhan dan Dalilnya 🌕

1. Sama Dengan Haji 🕋

“ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepada seorang wanita dari kalangan Anshar. “Apa yang menghalangimu untuk melakukan haji bersama kami?” Dia berkata, “Kami hanya punya dua onta, yang satu dibawa oleh bapak dan anaknya, yang satu lagi kami gunakan untuk menyiram kebun.” Maka nabi berkata,”Jika datang bulan Ramadan, lakukanlah umrah, karena umrah itu sama dengan haji.” Dalam riwayat muslim, “Sama dengan menunaikan haji bersamaku.”

2. Pahala Berlipat Ganda ❤

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam juga bersabda : “ Shalat di masjidku, lebih utama seribu kali (dibandingkan) shalat di selainnya kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil haram lebih utama Seratus Ribu (dibandingkan) shalat di selainnya.“
(Hadits dishahihkan oleh Al-Mundziri dan Al-Bushoiry. Al-Albany berkata: “Sanadnya shahih sesuai persyaratan Bukhori dan Muslim, Irwaul Ghalil, 4/146).

3. Dikabulkan Doanya 🤲🏻

Salah satu waktu terkabulnya doa adalah ketika umroh di bulan Ramadhan. Dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT saat umroh, Insya Allah doa kita akan dikabulkan.
Dari abu huraira, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda “ Orang yang mengerjakan haji dan umroh merupakan tamu Allah, maka jika mereka bermohon kepadanya, pastilah dikabulkan-Nya, dan jika mereka memohon ampunan pasti diampuni-Nya”. (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

4. Menjadi Tamu Allah 🕋

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam dalam sabdanya, “ Orang yang mengerjakan haji dan umroh adalah tamu Allah Azza wa jalla dan para pengunjung-Nya. Jika mereka meminta kepada-Nya niscaya diberi-Nya. Jika mereka meminta ampun niscaya diterima-Nya doa mereka. Dan jika mereka meminta syafaat niscaya mereka diberi syafaat ”. (Ibnu Majah).

5. Penghapus Dosa ❣

Dengan melakukan umroh di bulan Ramadhan, dimana banyak terdapat keistimewaan Ramadhan, maka kita juga akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yaitu:
“ Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

6. Jauh Dari Kefakiran 💙

Rasulullah SAW bersabda: “ Iringilah antara ibadah haji dan umroh karena keduanya meniadakan dosa dan kefakiran, sebagaimana alat peniup api menghilangkan kotoran (karat) besi, emas, dan perak, dan tidak ada balasan bagi haji mabrur melainkan surga” (HR. At Tirmidzi, An Nasa’i, dan lainnya).

7. Jihad Bagi Wanita 💓

Jika keutamaan jihad dalam Islam biasanya lebih banyak didapatkan oleh lelaki, salah satu jalan jihad yang bisa dilakukan oleh wanita adalah dengan umroh, terutama umroh di bulan Ramadhan. Dari Aisyah RA, ia berkata: “ Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Rasulallah SAW menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan umroh.” (HR. Ibnu Majah).

8. Mendapat Pahala Umroh Berlipat Ganda 💓

Jika umroh di bulan Ramadhan, maka hendaknya menyempatkan diri untuk sholat di mesjid Quba karena pahalanya sama dengan pahala umroh
Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
“ Barang siapa telah bersuci (berwudlu) di rumaahnya. kemudian mendatangi masjid Quba, lalu shalat di dalamnya dua rakaat, baginya sama dengan pahala umrah. ” (Sunan Ibn Majah)

9. Menjadi Pribadi Yang Jauh Lebih Sabar 🖤

Menjalankan puasa Ramadhan sambil melaksanakan umroh merupakan ibadah yang memerlukan kesabaran yang lebih besar dibandingkan ibadah lainnya.
Selain harus menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, kita juga harus menjaga diri untuk melaksanakan umroh sesuai dengan tata cara pelaksanaannya dan syarat sah puasa Ramadhan serta rukun puasa Ramadhan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
Artinya, “ Rabb (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya maka sembahlah Dia dan bersabarlah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?’’ (Q.S. Maryam : 65).

10. Wafat Saat Umroh Mendapat Pahala Hingga Kiamat 🕋

Sebagaimana dijelaskan oleh Abu Hurairah radhiallaahu anhu, beliau berkata: Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda,
“Barangsiapa keluar dalam melaksanakan haji lalu ia mati, niscaya dicatat baginya pahala seorang haji hingga hari kiamat. Barangsiapa keluar dalam melaksanakan umrah lalu ia mati, niscaya dicatat baginya pahala seorang yang melaksanakan umrah sampai hari kiamat, dan barangsiapa keluar dalam berperang dijalan Allah lalu ia mati, niscaya dicatat baginya pahala seorang yang berperang dijalan Allah sampai hari kiamat.”

Wafat saat umroh di bulan Ramadhan berarti ia wafat dalam keadaan melaksanakan dua ibadah sekaligus sehingga pahala yang ia dapatkan hingga kiamat juga menjadi dua pahala ibadah sekaligus, yakni umroh dan puasa.
Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal,Siapa yang menyatakan Laa ilaaha illallah ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan ikrar ini, maka dia masuk surga.Siapa yang berpuasa dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan puasa ini, maka dia masuk surga.Siapa yang sedekah dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan sedekah ini, maka dia masuk surga.
(HR. Ahmad 23324 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Semoga Bermanfaat 😊🙏🏻