Ayam Penyet dan Rendang, Menu Utama Jamaah Haji Tahun Depan

Ayam Penyet dan Rendang, Menu Utama Jamaah Haji Tahun Depan

Para jamaah haji pada tahun depan akan mulai menggunakan barang-barang buatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam negeri. Makanan lokal seperti rendang dan ayam penyet juga akan disediakan untuk para jamaah haji.

Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu, selama ini produk-produk yang digunakan jamaah haji merupakan produk dari luar, bahkan umumnya produksi dari China.

“Selama ini haji umrah itu seolah hanya membuat uang keluar saja. Jadi bagaimana caranya agar jadi sumber devisa, kita investasi ke sana, buat produk yang bisa dikonsumsi jamaah haji,” ujar Anggito dalam konferensi pers Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), di JCC, Kamis (14/11).

Untuk makanan, BPKH akan menggandeng produsen makanan yang menyediakan makanan saji berupa ayam penyet dan rendang yang disimpan dalam wadah tertutup yang bisa dihangatkan. Hal ini karena kebijakan penyediaan makanan di Arafah dan Mina sudah berubah, tidak boleh lagi menggunakan dapur terbuka karena memiliki dampak kesehatan yang kurang baik.

“Rendang daging juga ayam penyet kami mau buat agar dapat dibawa dan mudah dipanaskan. Karena banyak masalah taste, banyak haji sakit karena tidak cocok dengan makanan di Arab Saudi,” ungkap Anggito.

Selain itu, BPKH juga menggandeng UMKM untuk menyediakan berbagai produk yang dapat digunakan oleh jamaah haji seperti tikar, tisu basah anti kuman yang bebas alkohol, hingga suvenir masjid.

Untuk memasarkan produk-produk dalam negeri ini, BPKH akan bekerjasama dengan asosiasi travel umroh dan haji seperti Amphuri, Asphurindo dan Himpuh. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan usai konferensi pers di ISEF.

 

Sumber : ihramrepublika