Kontak Kami

AL FAJR TOUR & TRAVEL

PT. Massa Makmor World

Ijin Depag : 901/2017
Jl. Ahmad Yani No.145 F, Kleco, Laweyan, Solo

(100 meter barat pasar kleco, selatan jalan)
Telp. (0271) 735- 523

Call / Wa :

Untuk mengetahui kantor agen Al Fajr Tour di seluruh indonesia silahkan klik menu Kantor Agen Al Fajr Tour.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembayaran Umroh Resmi

Pembayaran Umroh yang sah hanya ke rekening dibawah ini :

Bank Mandiri :
138 00 5252 2005 Atas nama Alfajr Travelindo Indonesia

Bank BNI :
068-565-1907 atas nama Alfajr Travelindo Indonesia

Bank BCA:
392-084-1111 atas nama Alfajr Travelindo Indonesia

Download Formulir

Testimoni

BUS AC

Naim Setyobudi - Sragen
5

Al-Fajr Oke

Bp Syuri - Solo
5

Alhamdulillah Lancar

Bram - Semarang
5

ALHAMDU LILLAAH

ABDUL HAMID SUTARNO - BOYOLALI
5

Ucapan terima kasih

Tedy Brian - Surabaya
5

Ibadah Lancar

Sri Murwati - Karanganyar
5

Al Fajr Mantab

Dhanang Dwi N - Bekasi
5

Travel terbaik

Kamso Dullah M - Klaten
5

Recomended Banget

Thobib Rohani C - Sragen
5

Umroh terjangkau

Sri Lestari Purwo S - Wonosari
5

pertahankan standarisasi

Paimin Cipto W - Wonosari
5

sangat berkesan

Yonan Riza W - Serang, Banten
5
Selengkapnya
Pengunjung
November 2019
S S R K J S M
« Okt    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Jangan Ajari Anak Menjadi Pengemis

⛔ JANGAN AJARI ANAK JADI PENGEMIS DI HARI ‘IED FITRI ⛔⛔

“Liat tuh pakde datang. Salim sana biar dapat fitrah”

 

“Ayo kita ke rumah teman ayah. Dia orang kaya, kalo kesana pasti dikasih”

“Mana nih tante buat ponakannya masa belum dikasih. Tante kan kerja THRnya banyak”

Dan ucapan2 sejenis yang kadang masih terucap dari lisan orang tua yg kurang faham…

Sungguh malang nasibmu, nak. Jika yang orang tuamu ajarkan adalah mental orang2 lemah. Mental peminta-minta yang justru sebenarnya dalam islam sangat dilarang.

“Barangsiapa meminta-minta padahal dirinya tidak fakir, maka seakan-akan ia memakan bara api” (HR Ahmad 4/165)

Dalam islam kita diajarkan, sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat pada yang lainnya.

Jika kita belum mampu menebar manfaat (berbagi) maka Islam juga mengajarkan kita agar memiliki rasa ‘iffah. Yaitu rasa malu dalam takwa. Termasuk malu dalam meminta.

Juga rasa ‘izzah, harga diri yang tinggi sebagai seorang muslim yang membuatnya tak mau merendahkan diri hanya demi rupiah.

Jadi, pilihan bagi muslim yang baik adalah berbagi atau tetap menjaga diri dari meminta.

Tinggikan derajat dengan tidak mengajarkan kepada si kecil meminta pada nenek, kakek, om, tante, paman, uwa, dll, dsb, dst di hari nan suci.

Wallahu a’lam